Wednesday, April 3, 2013
 Para Petani akan dicacah melalui Sensus Pertanian 2013

Pada Bulan Mei 2013 secara serempak di seluruh Indonesia akan diadakan Sensus Pertanian (ST2013) yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik.  Saat ini hingga 27 April mendatang sedang dilaksanakan pelatihan bagi para Petugas lapangan yang terdiri dari PCL (Pencacah Lapangan) dan Kortim (Koordinator Tim). Di Wilayah Kabupaten Bandung sendiri Pelatihan gelombang-1 sudah dimulai dari tgl 29 s/d 31 Maret 2013 bertempat di Wisma Anugrah Bandung sebanyak 240 petugas dari 3 Kecamatan, yaitu : Arjasari, Banjaran dan Cilengkrang.
Cakupan Sensus Pertanian 2013 antara lain : Tanaman Pangan, Hortikultura (sayuran), perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Adapun masyarakat yang akan disensus adalah Rumah Tangga yang berkecimpung dalam usaha pertanian, yang kapasitasnya sebagai pengelola usaha pertanian milik sendiri, pengelola usaha pertanian milik orang lain dengan sistem bagi hasil, dan pengelola usaha pertanian yang diberi upah oleh pemilik lahan pertanian.  Yang dimaksud usaha pertanian adalah kegiatan memelihara/ menguasai/ melakukan kegiatan pertanian dengan tujuan sebagian maupun seluruh hasilnya untuk dijual atau ditukar.
Kegiatan Sensus Pertanian ini dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, dan hasil sensus ini dapat dipergunakan sebagai basis data dan bahan pertimbangan Pemerintah dalam menentukan kebijakan-kebijakannya dalam bidang pertanian.   Agar data yang diperoleh akurat, maka diharapkan dukungan masyarakat untuk sekiranya dapat memberikan data yang  baik, benar dan akurat, sehingga pada akhirnya ketika data tersebut dimanfaatkan oleh Pemerintah menjadi tepat sasaran.



Tentang Kami

Radio Kombas
Jl. Batukarut no 29 Arjasari Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Adalah salah satu Radio Komunitas yang ada di Kabupaten Bandung, didirikan sejak tahun 2001 hingga saat ini merupakan satu-satunya radio komunitas di kabupaten Bandung yang sudah mengantongi IPP dari KPI Pusat, dan sedang berproses untuk mendapat IPP dari Menkominfo.
View my complete profile
Powered by Blogger.
There was an error in this gadget